Universitas
Trisakti
Kalender
Kegiatan

<< Oct 2014 >>
M S S R K J S
28 29 30 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31 1
Hari ini »

Kamis, 02 Oktober 2014
Wisuda Semester Genap TA 2013/2014


 

International Seminar On Megalopolis : Integrated Development and Management
06 Januari 2010 07:00, 07:00
Multimedia

International Seminar On Megalopolis : Integrated Development and Management

Perkembanganjumlah penduduk yang terus meningkat di kota-kota besar dan kota-kota sekelilingnya serta laju pembangunan yang terus dikejar dapat dipastikan membawa berbagai ekses dan dampak baik positif maupun negatif. Saling keterkaitan antar wilayah-wilayah yang bersinggungan semakin hari semakin sulit dihindari. Dampak negatif yang terjadi di satu wilayah akan merembet dan mengakibatkan dampak buruk di wilayah sekitarnya. Ambil saja contoh, akibat kemacetan di sisi Timur Jakarta akan dirasakan akibatnya oleh masyarakat Kota Bekasi bagian Barat. Demikian pula di tempat lain yang bersinggungan dengan Jakarta seperti Depok dan Tangerang hal seperti itu kerap terjadi.

Karena begitu pentingnya konsep pembangunan yang terintegrasi antar wilayah yang berdekatan, Fakultas Arsitektur Lansekap dan Teknologi Lingkungan (FALTL) Universitas Trisakti 19 Oktober lalu menyelenggarakan seminar internasional, On Megalopolis : Integrated Development and Management bertempat di Hotel Niko, Jakarta. Para pembicara pada seminar tersebut antara lain Dr. Gerard De Fraiture dari Saxion University Belanda, Viktor R. Savage, BA, MA, PhD dari University National Singapore dan Prof. Madya Dr. Osman Mohd Taher, PhD dari University Putra Malaysia. Seminar yang di buka oleh Rektor Usakti, Prof Thoby Mutis ini paling banyak diminati oleh mahasiswa dari perguruan tinggi di Jakarta dan Jawa Timur, seperti 10 makalah datang dari ITS dan beberapa lainnya dari Unibraw.

Sementara peserta seminar sekitar 300 orang yang terdiri dari berbagai kalangan. Rektor Usakti usai membuka acara dengan antusias mengikuti seminar sampai akhir acara penutupan. Dekan FALTL, Ir. Ida Bagus Rabindra, MSP yang diminta komentarnya tentang seminar internasional ini mengatakan bahwa megalopolis adalah sebuah istilah untuk satu wilayah yang terdiri dari kota inti dan beberapa kota penunjangnya, contohnya adalah Jakarta sebagai kota intiyang dikelilingi oleh kota Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang juga termasuk Cianjur. Megalopolis pembangunan dan pengelolaannya harus integrated, karena kalau tidak masing-masing akan membuat rencana pembangunan dan mengelola sendiri-sendiri sehingga akan terjadi benturan kepentingan kemudian saling mempengaruhi dan berdampak hal yang negatif.

"Selain faktor keacetan, Jakarta sebagai kota inti misalnya tidak mungkin menampung seluruh kegiatan dan kebutuhan penunjangnya. Sebagai contoh, Jakarta tidak mungkin membuang sampah di Jakarta sendiri, itu pasti dan harus ditampung di kota atau wilayah sekitarnya. Ini menyakut banyak aspek terutama infrastruktur. Hal lain yang juga mengandung masalah adalah Daerah Aliran Sungai (DAS). Jakarta ini dilalui 12 sungai besar, dan itu hulunya ada di daerah lain. Untuk mengatasi banjir di musm hujan atau kekeringan di musim kemarau, Jakarta tidak bisa sendirian, pasti harus ada integrasi pembangunan dengan daerah lainnya" ujar Rabindra. Dia menambahkan bahwa Megalopolis itu tidak hanya menyangkut satu dua kota saja tetapi juga lintas propinsi seperti Tangerang sudah masuk propinsi Banten, Bogor, Bekasi dan Depok masuk propinsi Jawa Barat, Jakarta berdiri sendiri. Menurut Rabindra ada integrasi alternatif lain yaitu kalau integrasinya ditingkat pusat misalnya dipegang oleh salah satu depatemen seperti Bapenas, kemudian diturunkan ke level propinsi maupun Kabupaten / Walikota. Contohnya permasalahan daerah aliran sungai bisa dibagi menjadi tiga sub wilayah. Hulu yang didominasi oleh kondisi alam berupa hutan maka Departemen Kehutanan menjadi koordinator secara nasional yang menurunkan regulasi-regulasi yang bersifat nasional. Kemudian pada daerah tengah, mungkin karena kebutuhan aliran sungai lebih diperuntukan untuk pertanian, maka harusnya Departemen Pertanian yang menjadi Koordinator yang berkoordinasi dengan Gubernur dan Bupati atau Walikota pada daerah Ibu Kota atau urbannya. Sementara di ibu kota menjadi koordinator adalah Departemen Pekerjaan Umum, yang mengurusi masalah banjir. Koordinasi yang dimaksudkan adalah pada sistem dan mekanismenya, baik kebijakan perencanaan dan pembangunannya serta pengelolaannya yang harus integrated. "Jadi integrasinya tidak hanya antar kota, namun sudah antar kota antar propinsi bahkan nasional.

Oleh karena itu gagasan tentang Megalopolis itu seperti yang telah dikemukakan oleh Bapak Sutiyoso (mantan Gubernur DKI-red) harus ada kementrian yang mengurus Jabodetabekpunjur," imbuhnya. Sebenarnya sudah ada fenomena baru lagi, karena Megalopolis di dunia barat dikenal sekitar 20-30 tahun yang lalu, sedangakan di Indonesia tergolong baru. Di dunia barat sudah sampai kepada Legaregional, misalnya seluruh Jawa bagian Barat yang terdiri dari propinsi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten itu perencanaannya harus terintegrasi. Contoh lainnya adalah pembangunan jalan tol, karena tidak mungkin membangun jalan tol di Pulau Jawa bagian Barat, sementara Jawa Tengah dan Jawa Timur tidak. Tidak mungkin juga nanti membangun tanpa memperhatikan pembangunan lainnya, seperti saat ini sudah ada Suramadu, dan nanti akan dibangun jembatan Jawa Sumatera juga Jawa Bali sehingga akan terjadi link atau saling menghubung yang mana nantinya akan sangat diperlukan pembahasan yang lebih kompleks dari para Megalopolisnya itu sendiri. Seminar internasional ini adalah hasil kerjasama FALTL Usakti dengan Kementrian Koordinator Perekonomian, yang diwakili oleh Dr. Ir. Bambang Susantono, MCP, MSCE Deputi Minister Infrastrusture Coordination & Area Development, Coordinating Ministry For Economic Affairs. Dalam kegiatan persiapan khususnya dalam penyeleksian makalah FALTL Usakti bekerjasama dengan ITB yang diwakili oleh Prof. Dr. Budhy Tjahyadi, S.S. dan Prof. Ir. Tommy Firman, MSc. PhD. Dari Usakti sendiri yang dilibatkan adalah Prof. Dr. Wahyudi Wisaksana dan Ketua Dewan Riset FALTL Dr. Ir. Ida AS Danur, MS.

Masyarakat Kampus, Vol. 6 No.103 - 31 Oktober 2009.

Viewed: 480

» Indeks Berita
Sambutan
Rektor
Selamat datang di Kampus Pahlawan Reformasi. Kami merupakan Universitas swasta terbesar di Indonesia, yang memiliki 9 Fakultas, Program Pascasarjana, dan Program DIII dan DIV. Jumlah Mahasiswa aktif tahun akademik 2012/2013 adalah sebanyak 19.300 orang mahasiswa, dan jumlah Alumni S1 sebanyak 90.422 orang, Magister sebanyak 4.888 orang, Program Doktor 49 orang dan Alumni Program Diploma sebanyak 1.651 orang.
Bursa
Lapangan Kerja
LOWONGAN KERJA
PT. WIKARAGA SAPTA UTAMA LOWONGAN SEGERA SENIOR INTERNAL AUDITOR Responsibilities : Mampu membuat penyusunan, perencanaan & program audit ( Audit Plan). Mampu melakukan pekerjaan audit sesuai dengan perencanaan & metodologi Melakukan pengumpulan data & laporan dari auditee untuk selanjutnya dianalisa & persiapan audit Mempersiapkan kertas kerja audit dengan lengkap & tepat waktu Mengkomunikasikan setiap temuan data dengan Direksi Melakukan penilaian atas kinerja perusahaan yang hendak dievaluasi
Aplikasi ditutup: 03 Oktober 2014
baca selengkapnya »
JOB VACANCY
Agung Podomoro Land
Aplikasi ditutup: 03 Oktober 2014
baca selengkapnya »
LOWONGAN KERJA
LOWONGAN KERJA Kami perusahaan yang bergerak dibidang jasa transportasi penyewaan dan pengangkutan container dengan truk berlokasi di Sunter/Tanjung Priok saat ini kami sedang membutuhkan beberapa posisi :
Aplikasi ditutup: 08 Oktober 2014
baca selengkapnya »


Trisakti University
Jalan Kyai Tapa No. 1 Grogol, Jakarta Barat, Indonesia
Phone: (62-21) 566 3232 | Fax: (62-21) 564 4270
Jobs | Peta Situs | Alamat Kontak
Copyright © 2014 UPT Multimedia Universitas Trisakti. All rights reserved.